Tips Mencari Rumah di Area Malang dan Sekitarnya

Malang merupakan salah satu kota yang menjadi lokasi hunian favorit banyak orang, khususnya bagi warga Jawa Timur. Seiring dengan bertambahnya infrastruktur dan pengembangan pariwisata, pasar properti di Malang pun terus meningkat. Mulai dari properti komersil hingga hunian. Jika sekarang ini Anda memiliki rencana untuk pindah ke Malang dan menetap di sana, berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda ketika mencari rumah di area Malang dan sekitarnya:


Terletak di lokasi strategis

Ketika membeli rumah, nilai investasi juga perlu menjadi pertimbangan. Lokasi adalah salah satu faktor krusial yang mempengaruhi nilai investasi sebuah rumah. Rumah yang berlokasi dekat pusat keramaian memang sangat prospektif. Jika Anda membeli rumah di lokasi perumahan baru, kunjungilah situs-situs review properti. Biasanya di sana akan ada penjelasan mengenai lokasi perumahan dan bagaimana prospeknya di masa depan. Hal ini dapat membantu Anda mempertimbangkan lokasi rumah yang strategis dan prospektifnya bagus.

Sesuaikan dengan budget

Tidak terlalu sulit menemukan rumah dijual di Malang yang terletak di lokasi strategis. Akan tetapi, harga jual yang ditawarkan pemiliki juga cenderung mahal. Dalam hal ini, bersikaplah realistis. Cari rumah dijual di Malang yang harga jualnya sesuai kemampuan finansial. Meskipun Anda membayarnya secara kredit, harga rumah yang mahal otomatis membuat cicilan bulannanya juga besar sehingga berpotensi memberatkan keuangan bahkan kredit macet di tengah jalan.

Rajin ke pameran properti

Jika Anda mencari rumah dijual di Malang di lokasi perumahan baru, rajin-rajinlah datang ke pameran properti yang ada di Malang. Di sana Anda bisa menemukan berbagai informasi mengenai rumah-rumah baru di area Malang dan sekitarnya. Juga biasanya ada promo menarik yang bisa Anda manfaatkan. Misalnya uang muka yang rendah, diskon langsung, dan kebijakan bebas biaya adminstrasi.

Status kepemilikan yang jelas

Kasus sengketa lahan dan sertifikat ganda masih marak terjadi. Karena itu, lumrahnya ketika mencari rumah, carilah rumah yang sudah memiliki SHM (Sertifikat Hak Milik) atau SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). Terutama jika Anda berencana melakukan pembelian rumah bekas (second) dan pembayarannya lewat skema KPR.

Hak kepemilikan tanah yang pembiayaannya bisa dibantu oleh KPR hanya dua, yaitu hak milik (dengan pembuktian adanya SHM) dan Hak Guna Bangunan (SHGB). Jika bukti kepemilikan tersebut tidak ada, carilah alternatif rumah lain yang jelas legalitasnya.

Jeli saat melakukan survei

Saat melakukan survei ke lokasi-lokasi rumah yang menjadi incaran, jelilah dan beri perhatian pada semua aspek. Misalnya kondisi bangunan yang layak huni dan materialnya kokoh sehingga tidak berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah nantinya. Juga perhatikan lingkungan sekitarnya. Apakah bersih dan terawat, apakah saluran airnya bagus, apakah dekat ke tempat ibadah, bagaimana sistem keamanan lingkungan di sana, dan sebagainya.

Jika Anda memiliki anak usia pra sekolah, memilih lingkungan tempat tinggal harus benar-benar selektif. Karakter anak bukan hanya dipengaruhi oleh pola asuh orangtua, melainkan juga paparan lingkungan sekitar. Lingkungan yang baik akan berdampak baik pula bagi tumbuh kembang anak. Begitu juga sebaliknya.

Membeli dari pengembang terpecaya

Jika Anda berencana membeli rumah langsung dari pengembang, pastikan pengembang yang Anda pilih memiliki rekam jejak yang bagus. Terutama jika Anda membeli rumah indent. Tak sedikit dari mereka yang ingin membeli rumah tapi tertipu oleh oknum pengembang nakal. Juga jangan mudah tergiur oleh bujuk rayu para marketing. Apalagi iming-iming promo yang tidak masuk akal. Pikirkan kembali secara logis informasi-informasi yang Anda terima sebelum mengambil keputusan final.